Panasnya Bunga Mekar


Spesifikasi Buku:

Judul: Pelangi di Langit Singasari

Pengarang: SH. Mintardja

Gambar Kulit & Ilustrasi: Wid. Ns

Jumlah jilid: 31 (Tiga puluh satu) jilid.

Format kertas: B5 setebal 80 halaman.

Penerbit : Yayasan “PANULUH”, Yogyakarta

Tahun Terbit: Tidak ada penjelasan

 

Dalam seri ini, Ki SHM sejarah sepertinya hanya untuk plotting waktu saja, cerita pelaku dikarang bebas oleh beliau. Cerita ini terjadi pada masa pemerintahan Ranggawuni sebagai raja dan Mahisa Cempaka sebagai Ratu Angabaya.

Tokoh utama pada cerita ini adalah: Mahisa Bungalan, tentu saja di dalamnya masih ada mahisa Agni, Witantra, dan Mahendra. Muncul nama-nama baru akuwu dan pangeran Kediri, baik yang pro maupun yang anti pemerintaan Singasari.

Nama-nama yang dikenal dalam sejarah adalah: Ken Arok, Ken Dedes, Tunggul Ametung, Kebo Ijo, Empu Gandring dan Empu Purwa.

Cerita mengalir begitu saja, dimulai dari perjalanan Mahisa Bungalan yang ingin memperluas penalamannya sebelaum menetapkan pilihannya sebagai prajurit Singasari. Pertemuan dengan Ki Wastu yang dipercaya menjaga keturunan seorang pangeran Kediri. Perebutan warisan yang diceritakan panjang lebar dibumbui dengan intrik di Istana Kediri. Diceritakan juga pangeran-pangeran Kediri yang karena dendam pribadi mencoba mebangun kekuatan untuk melawan Singasari. Cerita bagaimana Mahisa Bungalan mendapatkan jodoh juga diceritakan pajang lebar di sini.

He he .., seperti sebelumnya, embuhlah…., baca sendiri saja lha wong sudah lupa.

Terimakasih kepada:

  1. Ki Ismoyo yang telah menyediakan koleksi rontalnya dan melakukan scanning untuk keperluan blog pelangisingosari sebagai blog induk dari blog ini
  2. Ki Truno Prenjak yang juga telah menyediakan beberapa rontal yang tidak dimiliki oleh Ki Ismoyo
  3. Sanak kadang yang telah bersusah payang menghadirkan naskah dalam versi teks ini, khususnya Nyi Dewi KZ dan Ki Banuaji.

Tanpa kalian blog ini tidak bisa dihadirkan

Malang, Maret 2011

Arema

2 Tanggapan

  1. arema yg mana kurang beri tau ajja, nanti ku kirim doc nya

    trims


    Terimakasih Nyi
    Saya lihat dulu mana yang belum ada doc-nya.
    Kapan saya perlu, saya hubungi lewat email

  2. Mungkinkah adbm bisa tamat?
    bagaimana bisa tamat lha wong beliaunya (ki SHM) yang menuliskan adbm sudah tidak ada.

    Tetapi, ada beberapa orang yang mencoba meneruskan tulisan beliau.
    Memang tidak sama, tetapi jika ingin membacanya silahkan membaca karya mbah_man yang diupload di http://cersilindonesia.wordpress.com/terusan-adbm/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 65 pengikut lainnya.